Berikut keunikan tersebut:
1. Kunjungan ke 2 setelah vacum 47 tahun
Di era pemerintahan presiden Soeharto, yakni 47 tahun lalu, kakek raja salman pernah berkunjung ke Indonesia juga. dan kunjunga kali ini merupakan kunjungan resmi yang kedua dari kerajaan ini. Secara tidak langsung raja Salman membuka kevacuman setelah sekian lama kunjungan kenegaraan kosong. Bukan karena hubungan kedua negara renggang, selama ini hungungan kedua negara baik-baik saja.
2. Membawa rombongan dengan total 1.500 orang
Jumlah yang cukup fantastis karena saking besarnya rombongan yang dibawa untuk ukuran rombongan kenegaraan. Selama ini kunjungan kepala negara hanya berkisar belasan. Tapi ini tidak berlaku untuk kunjungan Raja Salman. Beliau memang menjadikan kunjungan ini spesial.
Rombongan ini terdiri dari 25 Pangeran kerajaan, 10 mentri, staf pembantu, juga anggota keluarga. Sejatinya kunjungan ini bukan sekedar kunjungan kenegaraan saja. Akan tetapi kunjungan ini bertujuan berlibur untuk seluruh rombongan (sekali-kali memang manusia butuh refresing).
Rencananya Raja Salman akan berkunjung ke Pulau Bali. Yah..bali memang menjadi magnet kuat untuk para wisatawan. Tak terkecuali selevel raja.

3. Menggunakan 7 pesawat super besar
Dengan rombongan junlah total 1.500 orang, kerajaan saudi mempersiapkan 7 pesawat besar. terdiri dari 3 pesawat Boeing 777, Boeing 747 300, 400, boeing 757, dan juga pesawat Hercules. Pesawat-pesawat ini tidak semuanya mendarat di bandara soekarno-hatta. akan tetapi sebagian mendarat di bandara Ngurah Rai, Bali.
4. Total kargo seberat 495 ton
Ternyata kunjungan raaja salman ini tidak main-main. dngan kargo sebesar itu bisa jadi ini kunjungan kenegaraan paling besar dari segi jumlah rombongan maupun besarnya kargo yang dibawa. Ini masuk akal karena segala sesuatunya memang dibawa langsung oleh kerajaan ini, baik dari segi peralatan pesawat, mobil dan lain.
Dengan rombongan sebesar itu, tidak semua akan ikut raja salman ke jakarta sebagai tamu kenegaraan. Akan tetapi total hanya 85 orang. Dengan rincian 35 delegasi resmi pemerintah saudi (terdiri dari 10 menteri dan 25 pangeran saudi) dan 50 perangkat delegasi (keamanan, penerjemah dan juga ajudan) yang akan ikut dalam rombongan kenegaraan resmi di istana Bogor.
Rencananya akan membahas beberapa kesepakatan diantara kedua belah pihak, diantanya masalah penambahan kuota haji dan masih banyak lagi.
Kita tunggu kesepakatan apa yang akan diambil oleh kedua negara ini. mudah-mudahan membawa kemaslahatan bagi rakyat kedua negara.







